Teman- Teman pasti pernah makan daging ayam, bukan? Daging ayam tersebut sebenarnya adalah sel-sel otot ayam. Manusia juga memiliki otot. Sel-sel otot manusia berfungsi menggerakkan dan melindungi bagian-bagian tubuh. Jika otot mengalami gangguan, manusia tidak dapat beraktivitas dengan baik. Nah, ada berapa sih jenis-jenis otot yang dimiliki manusia? Lalu, bagaimana caranya agar otot kita teta…
Tahukah teman-teman, tubuh kita tersusun dari triliunan sel yang bermacam-macam bentuknya. Sel itu sangat kecil bahkan lebih kecil dari setitik debu. Setiap jenis sel mempunyai tugas yang berbeda-beda. Ajaibnya, sel-sel yang kecil itu dapat saling bekerjasama tanpa kita perintah. Nah, masih banyak lagi keajaiban sel yang perlu teman-teman ketahui. Yuk, kita baca buku ini!
Di dalam Tubuh manusia, ada organ tubuh yang bentuknya mirip kacang. Ia adalah ginjal. Ginjal manusia ada dua. ia berfungsi menyaring darah dan membuang zat-zat yang tidak berguna melalui air seni. Jika darah tidak disaring, tenti sangat berbahaya bagi tubuh. Dapatkah manusia hidup dengan hanya satu ginjal? Penyakit apa sajakah yang bisa menyerang ginjal? yuk baca buku ini untuk mengetahui jawa…
Teman- teman, ternyata di dalam tubuh manusia ada organ tubuh yang sangat panjang dan bentuknya seperti tali. Ia adalah usus. Usus termasuk organ pencernaan. Di dalam usus, makanana diperhalus dan diserap. Ada usus dua belas jari, usus halus, dan usus besar. Ingat, usus juga harus dijaga kesehatannya. Jika tidak, kalian bisa sakit. Apa saja sih fungsi masing-masing jenis usus tersebut? Lalu, pe…
Argues that American society is dominated by an anti-Christian, pagan culture and suggests that the government should not take neutral stands on moral issues.
The aim of this guide is to help readers grasp Schaeffer's essential ideas through a study of his "trilogy" ; The God Who is There, Escape from Reason and He is Not Silent.
Sejak pertama diterbitkan, Allah yang Ada di Sana telah menjadi buku penting yang mengubah cara gereja memandang dunia. Dari buku ini kita belajar bagaimana timbulnya benturan ide-ide mengenai Allah, sains, sejarah, dan seni dan kemana benturan ini akan menuju. Allah yang Ada di Sana menunjukkan bagaimana Kekristenan historis bisa dengan teguh mengonfrontasi berbagai filsafat dunia karena Alla…
Mengapa percaya kepada Allah? Di dalam Ia Ada di Sana dan Ia Tidak Diam, Francis Schaeffer membahas sejumlah pertanyaan yang paling membingungkan bagi orang percaya. Apakah Allah eksis? Apakah masuk akal untuk percaya kepada Allah? Bisakah kita mengenal Allah? Selama hidupnya Schaeffer menyambut kunjungan orang-orang dari berbagai latar belakang yang memiliki pertanyaan dan keraguan ke L'Abri…
Truth used to be based on reason. No more. What we feel is now the truest source of reality. Despite our obsession with the emotive and the experiential, we still face anxiety, despair, and purposelessness. How did we get here? And where do we find a remedy? In this modern classic, Francis A. Schaeffer traces trends in twentieth-century thought and unpacks how key ideas have shaped our society.…
Kebenaran dulu selalu didasarkan pada rasio. Sekarang tidak lagi. Apa yang kita rasakan dianggap sebagai sumber terbenar dari realitas. Meskipun kita terobsesi dengan hal-hal emotif dan eksperiensial, kita masih menghadapi masalah eksistensial yang selalu hadir - kecemasan, keputusasaan, dan ketiadaan tujuan. Bagaimana kita bisa sampai seperti ini? Dan di mana bisa menemukan jalan keluarnya? …