This volume contains one of Edwards' most analytical treatises on revival, Distinguishing Marks of a Work of the Spirit of God, and his famous Narrative of Surprising Conversions, a detailed account of the famous revival of religion at Northampton, Massachusetts, in 1735.
Apakah mungkin seorang yang beriman kuat dapat tetap memiliki pikiran yang bertanggung jawab sesuai dengan Firman Tuhan? Buku ini memaparkan iman dan relasinya yang unik dengan rasio dan kebenaran yang hakiki.
Jonathan Edwards menuliskan karyanya yang penting ini, yang diberi judul Risalah mengenai Afeksi Religius sebagai respons terhadap peristiwa Kebangunan Besar Pertama, sebuah peristiwa kebangunan di Amerika yang dapat disejajarkan dengan peristiwa kebangunan di Inggris, yang dikenal dengan sebutan Kebangunan Injili. Di sepanjang periode 1742-1743. ia menyampaikan serangkaian khotbah bertemakan p…
Pastors today face a bewildering variety of models for church ministry. Jonathan Edwards, believing gospel ministry to be in jeopardy during his time, preached forcefully that a pastor’s primary concern must be the salvation of souls. If you have ever felt dazed by the multitude of voices about the way ministry ought to be done, Edwards will help you find a reliable foundation for ministry.
Jonathan Edwards was thinker, herald, pastor and theologian all in one. This selection of ten of Edwards' sermons provides a fine sample of the God-centredness of his ministry.
In "Essentials" David Edwards, a prominent liberal Anglican, engages in dialogue with John Stott, a leading evangelical and also an Anglican. Basing himself mainly on John Stott's written work David Edwards looks at the main points of convergence, difference and misunderstanding - and Dr. Stott responds with equal care. The main subjects examined are the "infallibility" or "inerrancy" of Script…
"~Mungkin kamu merasa bahwa pertanyaan-pertanyaan yang benar-benar ingin kamu ajukan tidak dapat terjawab. Pertanyaan-pertanyaan itu terlalu sulit; terlalu memalukan; dan kamu sebaiknya tidak mengajukannya. William Edgar memilih dua puluh empat pertanyaan semacam itu, dan memberikan jawaban yang alkitabiah, masuk akal dan tidak meremehkan untuk setiap pertanyaan. Edgar menyelesaikan isu-isu s…
Di dalam karya yang mengesankan ini, landasan-landasan theologis dari pembelaan iman van til dikemukakan sebagai sistem kebenaran yang harus diperhadapkan kepada orang-orang yang tidak percaya.
Francis Schaeffer was one of the most influential apologists of the twentieth century. Through his speaking, writing, and filmmaking, Schaeffer successfully transformed the way people thought of the Christian faith, from a rather private kind of piety to a worldview that addresses every sphere of life. This volume?written by a man converted from agnosticism within days of meeting Schaeffer?is t…